Monday, November 03, 2008

Naurah


Met ulang tahun ALYA

Tuesday, August 12, 2008

sepeda

Thursday, February 21, 2008

RETOUCH

Project retouch yang tertunda





\

Wednesday, October 24, 2007

alya udah mau 1 tahun


Percikan Api - Huo Hua

Percikan Api - Huo Hua

Dikisahkan seorang pemuda miskin, demi memenuhi panggilan kerja yang
mendesak dan sesegera mungkin, dia harus menempuh perjalanan cukup
jauh ke luar kota. Dia tahu, mobil tua yang dimiliki sebenarnya tidak
layak digunakan untuk perjalanan jarak jauh, tetapi keadaan memaksa,
sehingga akhirnya diputuskan tetap berangkat dengan mobil tua
tersebut.

Di tengah perjalanan yang sepi, senja berselimut kegelapan tiba
diiringi hujan yang turun dengan deras. Tiba-tiba yang dikuatirkan
terjadi juga, setelah beberapa kali terbatuk-batuk, mesin mobil
akhirnya mati. Segala usaha yang serba terbatas telah dilakukan,
tetapi sia-sia belaka, mobil tetap diam. Dikelilingi kegelapan malam,
hujan dan badai terasa semakin tidak bersahabat. Selama beberapa jam
tidak ada mobil yang melintas, si pemuda hanya bisa duduk termenung
di dalam mobil meratapi nasibnya.

Tiba-tiba... sekilas terlihat melalui kaca spion, sorotan lampu mobil
mendekat dan berhenti di belakang mobil si pemuda. Diselimuti
perasaan takut tetapi lebih pada rasa gembira, si pemuda melihat
pengendara mobil turun mendatangi jendela mobilnya. Karena cuaca
sangat gelap, hampir-hampir wajah si pengendara tidak terlihat dengan
jelas.

"Mesin mobil saya mati!" serunya sambil menurunkan kaca jendela
mobil. Kemudian orang yang tidak dikenal itu melangkah ke depan mobil
dan membuka tutup mesin, mengulurkan tangannya dan entah apa yang
dilakukan, tidak lama kemudian dia memberi isyarat agar memutar kunci
kontak. Alangkah terkejut dan mengherankan, mesin mobil hidup!

Masih dengan rasa keheranan, si pemuda berseru, "Saya tadinya kuatir,
jangan-jangan mobil saya mogok untuk terakhir kalinya." Orang tidak
dikenal itu pun menjawab dengan tegas, "Setiap mobil paling sedikit
akan hidup sekali lagi bila diberi perhatian yang semestinya." Tiba-
tiba angin mereda, hujan berubah rintik-rintik.

Orang asing itu melanjutkankan perkataannya: "Prinsip yang sama juga
berlaku bagi manusia. Selama masih ada sedikit percikan api, belum
terlambat bagi seorang manusia untuk membuat awal yang baru."

Si pemuda tergesa-gesa mengucapkan banyak terima kasih dan segera
meneruskan sisa perjalanannya dan tiba di tempat yang dituju dengan
selamat.

Para pembaca yang bahagia. Memang, begitu penting sebuah percikan api
untuk bisa menghidupkan mobil, demikian pula di dalam kehidupan
manusia, percikan api bisa diartikan sebagai semangat, hasrat, niat
atau tekad.

Bagi setiap manusia, siapa pun dia, bagaimanapun keadaannya, selama
masih mempunyai percikan api yang berbentuk TEKAD, maka tiada kata
terlambat untuk memulai sebuah awal yang baru! Kebangkitan baru! Dan
menciptakan kesuksesan baru!

Jian Qiang De Yi Zhi atau tekad yang kuat.

Bagi saya sendiri yang lahir di keluarga miskin, yang hanya mengenyam
pendidikan formal kelas 6 SD pun tidak lulus, (SDTT—Sekolah Dasar
Tidak Tamat), sungguh tidak mudah untuk berjuang dan keluar sebagai
pemenang! Begitu pentingnya kekuatan TEKAD atau percikan api bagi
saya! Tanpa TEKAD YANG KUAT untuk mengubah nasib dengan berjuang mati-
matian, tidak mungkin nasib bisa saya ubah dan meraih kesuksesan
seperti hari ini….

Dengan bersyukur atas keberhasilan yang telah saya raih, saya
bertekad untuk tetap belajar, berjuang! Berjuang dan belajar lagi!!
Dan membagi semangat pada setiap orang yang membutuhkan agar bisa
memiliki kekayaan mental dan sama-sama meraih kesuksesan untuk
kehidupan yang lebih bernilai.

Salam sukses luar biasa!!

sumber: Percikan Api - Huo Hua oleh Andrie Wongso

Monday, September 24, 2007

Cara Mudah Menjalani Kehidupan

Cara Mudah Menjalani Kehidupan

"We spend too much time making a living and too little time making
and living. – Kita menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memenuhi
tuntutan kehidupan tetapi terlalu sedikit waktu untuk menikmati hidup
dan menjadikannya lebih berarti."
~ Rachei Dillon

Kita memang sering terjebak dengan bermacam kesibukan dan tak sempat
menikmati kehidupan ini atau menjadikannya lebih berarti. Sehingga
hidup ini serasa melelahkan. Untuk itu saya menulis sebuah buku yang
membahas solusi mempermudah kehidupan, berjudul Simplify Your Life
With Zen. Tidak saya sangka, para pembaca menyambut hangat kehadiran
buku tersebut.

Kemudian muncul banyak pertanyaan. Intinya mereka menanyakan apakah
mungkin kita menjalani kehidupan dengan mudah di jaman yang serba
sulit ini? Jawabnya kita sangat mungkin menjalani hidup dengan mudah,
asalkan kita memahami dan mengerti caranya.

Langkah pertama untuk menjalani kehidupan dengan mudah adalah
sesering mungkin bersyukur kepada Tuhan YME atas segala karunia yang
sedang kita nikmati saat ini. Jangan selalu berkeluh-kesah tentang
apa-apa yang tidak kita miliki. Banyak bersyukur kepada Tuhan YME
akan membantu kita mendapatkan optimisme dan semangat untuk
menjangkau impian yang belum berhasil kita wujudkan.

Rasa syukur terhadap Tuhan YME adalah sumber aura positif yang akan
tercermin dalam sikap dan kalimat-kalimat kita. Aura positif tersebut
merupakan magnet yang akan menarik segala sesuatu yang positif pula.
Sehingga hal itu akan sangat mempengaruhi tingkat mudah dan tidaknya
kita menjalani kehidupan ini.

Langkah kedua yang dapat memudahkan kita dalam menjalani kehidupan
ini adalah tidak memaksakan diri seperti orang lain. Berbesarlah hati
menerima bagaimanapun kondisi kita dengan segala tanggung jawab yang
harus kita jalankan. Itu bukan berarti kita tak berusaha untuk
mencapai hidup yang lebih baik, melainkan agar kita lebih mudah
memfokuskan diri hanya untuk menunaikan tanggung jawab sebaik mungkin
agar dapat menuai hasil semaksimal mungkin.

Sementara itu, sebagai manusia yang tak lepas dari kesalahan dan
kekurangan, dalam kehidupan sehari-hari sering pula terbersit pikiran
negatif. Jika hal itu terjadi, segeralah mengenyahkan pikiran negatif
yang terlintas di dalam benak kita, agar kita senantiasa melihat sisi
positif atau manfaat dibalik kejadian atau situasi yang sedang kita
hadapi. Karena pikiran negatif itu hanya akan membebani langkah kita
dalam menjalani kehidupan ini.

Kemudian belajarlah untuk ikhlas melepaskan apa yang sudah pernah
kita miliki, setelah kita puas berupaya maksimal. Hidup akan terasa
lebih ringan jika kita menerima penurunan kondisi fisik akibat
bertambahnya usia, penurunan omset bisnis akibat berbagai gejolak
krisis, berkurangnya respon dari orang lain karena sudah memasuki
masa pensiun, dan lain sebagainya. Hiduplah dalam realitas diri kita
dengan lapang dada, dan jangan menganggapnya sebagai coban hidup yang
berat. Dengan cara itu, hidup kita akan terasa lebih ringan dijalani.

Segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang abadi, kecuali perubahan
itu sendiri. Sehingga kita harus mempunyai kemauan untuk terus
belajar banyak hal melalui berbagai cara, misalnya lewat internet,
orang lain, seminar, buku dan lain sebagainya. Jika kita mempunyai
ilmu atau wawasan yang lebih luas, maka sikap kita akan lebih terbuka
dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan. Sehingga kita tak hanya
mudah menjalani kehidupan, melainkan menjadikan segala sesuatu dalam
kehidupan kita menjadi jauh lebih baik.

Faktor lain yang dapat meringankan langkah kita dalam menjalani
kehidupan ini adalah memiliki hubungan sosial yang baik dan luas.
Bahkan dikatakan bahwa dalam jaringan sosial yang baik dan luas
tersimpan berbagai peluang yang menguntungkan dan memungkinkan kita
untuk mewujudkan bermacam impian. Sehingga langkah lain yang harus
kita tempuh agar lebih mudah menjalani kehidupan ini adalah
menciptakan hubungan sosial yang baik dengan siapa pun dan tanpa
tendensi apa pun.

Sementara itu, luangkan waktu untuk bersama dan memberikan perhatian
kepada orang-orang tercinta. Curahan kasih sayang bersama orang-orang
tercinta dalam berbagai aktifitas sederhana sekalipun, misalnya; saat
makan, berkebun, bermain dengan anak-anak, membantu pasangan
menyelesaikan tugas, merupakan sumber kedamaian dan keteduhan.
Pengalaman menyenangkan selama beraktifitas dengan orang-orang
tercinta akan menjadi inspirasi dan semangat baru yang meringankan
langkah-langkah kita dalam menjalani kehidupan ini.

Jangan pula membiarkan stres atau depresi menggangu kesehatan dan
ketentraman hidup kita. Hal itu akan menjadikan kehidupan kita serasa
berat dan sulit. Oleh sebab itu, luangkanlah waktu untuk beribadah
mendekatkan diri kepada Tuhan YME atau bermeditasi untuk introspeksi
diri atau mengevaluasi langkah-langkah yang sudah kita lakukan.
Kekuatan spiritual merupakan sumber kedamaian dan kebahagiaan hakiki,
sehingga kita mampu bersikap lebih tabah, sabar, tenang dan optimis
dalam menjalani kehidupan dengan langkah-langkah yang lebih baik.

Sebenarnya masih banyak langkah-langkah memudahkan kita menjalani
kehidupan ini, yang secara garis besar menekankan pada keseimbangan
kekuatan intelegensi, emosional dan spiritual serta keseimbangan
pemenuhan kebutuhan materi, kesehatan, maupun hubungan sosial. Tetapi
bila kita konsisten hanya dengan melaksanakan ke-9 langkah di atas,
dipastikan kita dapat menjalani kehidupan ini dengan mudah. Lakukan
saja tanpa menunda, dan rasakan dalam waktu relatif singkat kehidupan
ini terasa jauh lebih mudah.[aho]

Sumber: Cara Mudah Menjalani Kehidupan oleh Andrew Ho. Andrew Ho
adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best
seller.

Thursday, June 28, 2007

AH apakah aku layak menghindar

Selalu setiap masalah ada penyelesaiannya, apakah benar-benar selesai atau cuma sementara. Dan selalu kita berusaha berkilah bahwa semua masalah yang selesai pasti akan ada masalah baru yang timbul.

Susahnya jija kita cuma dijadikan BEMPER, kita sebagai orang pertama di garis depan yang harus menghadapi masalah yang sebenernya timbul bukan dari kita, tetapi masalah itu timbul dari orang-orang lain yang berhubungan dengan kita, dan kita dengan terpaksa harus dan mau nggak mau menghadapinya.